Peraturan Baru Registrasi Kartu Perdana SIM lebih Ketat


Peraturan Baru Registrasi Kartu Perdana SIM lebih Ketat

Sejak bulan Agustus 2014, Pemerintah memperketat sistem registrasi untuk pelanggan kartu SIM prabayar baru. Selain itu, pelanggan kartu SIM lama juga diwajibkan melakukan registrasi ulang.

2251232sony-xperia-z-ultra-unit-slot1780x390

Registrasi kartu perdana yang benar

Alasannya tak lain karena kartu SIM prabayar sering disalahgunakan untuk tindak kejahatan lantaran sistem registrasi yang tidak ketat. Mengatasi masalah itu, para pemangku kepentingan industri telekomunikasi melakukan sosialisasi untuk memperketat registrasi kartu SIM prabayar.

Jika sebelumnya registrasi kartu SIM prabayar dilakukan oleh pelanggan dengan mengirim pesan Daftar ke 4444, kabarnya maka hal itu akan dihapus.

Rencananya, registrasi ulang untuk pelanggan kartu SIM lama mulai dijalankan pada Maret 2015, setelah pemerintah memperketat sistem registrasi untuk pelanggan kartu SIM baru sejak Agustus 2014.
Registrasi untuk pelanggan lama dan sanksi
Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), akan memberikan sanksi bagi pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang, yaitu dengan memblokir SIM Card. Otomatis kartu SIM tidak dapat digunakan untuk melakukan panggilan keluar ataupun mengirim SMS, walaupun masih bisa menerima panggilan ataupun SMS masuk.

Menurut Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data pelanggan sehingga dapat menekan angka penyalahgunaan dan kejahatan melalui sarana komunikasi, termasuk penipuan ataupun pesan sampah (spam).  Kemudian dengan adanya identitas yang akurat tersebut, operator seluler dapat membantu proses hukum atas laporan kriminal melalui sarana telekomunikasi. Dan angka manipulasi identitas pelanggan kartu SIM prabayar akan menurun karena ada proses verifikasi berdasarkan data kependudukan, dan operator seluler dapat terhubung dengan basis data kependudukan sebagai rujukan nasional yang valid.

Namun, pelanggan tidak lagi diizinkan melakukan registrasi sendiri, registrasi kartu SIM baru ataupun registrasi ulang pengguna kartu SIM lama hanya bisa dilakukan oleh pihak penjual, outlet dari distributor, ataupun gerai yang dimiliki operator seluler, berdasarkan KTP pelanggan. Selain itu, Operator seluler juga diharuskan melengkapi diri dengan distribution monitoring system sehingga informasi mengenai outlet atau gerai yang didatangi untuk registrasi pelanggan tersebut dapat diketahui semaksimal mungkin.

Langkah-langkah registrasi kartu perdana SIM sesuai aturan dan identitas asli, baca di https://xlprimahandphone.wordpress.com/2014/10/15/ayo-registrasi-kartu-perdana-sesuai-aturan-dan-identitas-asli/

 

 sumber

Iklan

Tentang primahandphone

Prima Handphone. Dealer Resmi XL untuk wilayah Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Ketanggungan.
Pos ini dipublikasikan di Iklan, Info dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s