Layanan Broadband Dorong Keterhubungan ASEAN Untuk Dukung Pembangunan Ekonomi dan Sosial


.

Bandung , 10 Mei 2011. Kontribusi layanan broadband secara ekonomi tidak terbatas pada pendapatan pajak bagi negara. Berbagai hasil studi membuktikan, layanan tersebut mampu mendorong pembangunan sektor ekonomi dan sosial.  Mengutip studi dari McKinsey, Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk (XL) Hasnul Suhaimi, menyebut setiap peningkatan penetrasi broadband sebesar 10 % akan meningkatkan GDP sekitar 0,6-0,7%. Bukan itu saja, dari studi lain disebutkan, setiap peningkatan penetrasi broadband sebesar 10% juga akan berpengaruh pada peningkatan produktivitas pekerja sebesar  1.5% untuk 5 tahun ke depan. Hasnul Suhaimi memaparkan materi tersebut dalam seminar _ bertajuk Reinventing ASEAN’s Potential: Seizing New Opportunities – Axiata 8th ASEAN Leadership Forum di Jakarta, 8 Mei 2011.

Hasnul Suhaimi menambahkan, “Ketersediaan layanan broadband akan mempermudah keterhubungan (connectivity) sesama negara dan masyarakat ASEAN, sehingga akan mampu menciptakan keterikatan emotional dan spirit yang sama didalam masyarakat untuk mendorong peningkatan pembangunan antara lain di sektor pendidikan  dan kesehatan, termasuk juga penanggulangan kemiskinan. Kemampuan menembus batas ruang dan waktu, menjadikan layanan broadband menjadi jalan keluar atas kendala sarana transportasi ke daerah terpencil yang selama ini dirasakan cukup mempersulit kita dalam membangun daerah-daerah rural seperti itu.”

Mengingat potensi besar layanan Broadband yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan, Hasnul menekankan perlunya sinergi antarpelaku industri telekomunikasi serta dukungan pemerintah dalam mengimplementasikan layanan yang bermanfaat.  Untuk sinergi antar perusahaan penyedia layanan broadband, Hasnul menyebut antara lain kerjasama dalam network sharing ( menara, backbone, ataupun jaringan tetap) yang antara lain akan meminimalkan biaya.   Kerjasama lain juga bisa bisa dilakukan antara lain dalam hal domestic roaming, penyewaan frekuensi, juga kerjasama dengan penyedia fiber optic untuk mendapatkan akses jaringan berkapasitas besar, juga kerjasama dengan penyedia satelit untuk menyelenggarakan layanan ke daerah terpencil.

Sementara itu, dukungan pemerintah juga sangat dibutuhkan terutama dalam penyediaan spektrum yang memadai, baik untuk menerapkan teknologi terbaru seperti Long Term Evolution (LTE), maupun teknologi yang sudah diaplikasikan seperti 3G.  Selain itu, dukungan pemerintah juga diperlukan untuk mendorong kerjasama sharing infrastruktur, jaminan pasokan listrik hingga ke daerah terpencil, serta insentif pajak.

Seminar “Reinventing ASEAN’s Potential: Seizing New Opportunities”  yang berlangsung  sebagai bagian dari 8th ASEAN Leadership Forum yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono 8 Mei 2011. Pada seminar tersebut antara lain dibahas sejumlah topik yang berkaitan erat dengan upaya ASEAN dalam memajukan pembangunan di sektor ekonomi dan sosial, termasuk pengembangan generasi muda. Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut para pejabat pemerintah setingkat menteri, pelaku dunia usaha,  peneliti, akademisi, juga politisi dari beberapa negara ASEAN.

Tentang XL

XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, XL saat ini adalah penyedia layanan seluler dengan jaringan yang luas dan berkualitas di seluruh Indonesia bagi pelanggan ritel (Consumer Solutions) dan solusi bagi pelanggan korporat (Business Solutions). XL satu-satunya operator yang memiliki jaringan serat optik yang luas. XL telah meluncurkan XL 3G pada 21 September 2006, layanan telekomunikasi selular berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia. XL dimiliki secara mayoritas oleh Axiata Group Berhad (“Axiata Group”) melalui Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (dahulu Indocel Holding Sdn Bhd) (66,7%) dan sisanya Emirates Telecommunications Corporation (Etisalat) melalui Etisalat International Indonesia Ltd. (13,3%) serta publik (20%). Sebagai bagian dari Axiata Group bersama-sama dengan Robi (Bangladesh), HELLO (Cambodia), Idea (India), MTCE (Iran), Celcom (Malaysia), Multinet (Pakistan), M1 (Singapore), Samart (Thailand) dan Dialog (Sri Lanka), menjadi yang terbaik di wilayah Asia.

Iklan

Tentang primahandphone

Prima Handphone. Dealer Resmi XL untuk wilayah Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Ketanggungan.
Pos ini dipublikasikan di Info dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s